http://jurnal.politeknikyakpermas.ac.id/index.php/jnh/issue/feed Journal of Nursing and Health 2024-07-19T04:37:29+00:00 Journal of Nursing & Health journalnursingandhealth@gmail.com Open Journal Systems <p><strong>Journal of Nursing and Health (JNH)</strong> -<a href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/1451270756" target="_blank" rel="noopener"> ISSN 2502-1524</a> (Online - Electronic) is a peer-reviewed, open access scholarly journal publishes high-quality manuscripts on innovative research covering all aspects of nursing and health science core The scope is in the fields of health (basic nursing, medical/surgical nursing, pediatric nursing, maternity nursing, women nursing, community health nursing, pediatric nursing, family nursing, emergency nursing, mental nursing, gerontic nursing, education in nursing, public health, and also nursing management, hematology, clinical chemistry, immunoserology, microbiology, parasitology, clinical toxicology, molecular biology, health information technology, medical records). <strong>The journal is published four times a year, namely March, June, September and December</strong>.</p> http://jurnal.politeknikyakpermas.ac.id/index.php/jnh/article/view/347 KADAR HEMOGLOBIN DAN DETEKSI DINI KECACINGAN DENGAN ANEMIA PADA SISWA SMA BANGKALAN MADURA 2024-06-11T17:40:24+00:00 Norma Farizah Fahmi rezaiei.cha@gmail.com Dwi Aprilia Anggraini dwiapriliaanggraini2021@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kadar hemoglobin dan mendeteksi kecacingan sebagai penyebab anemia pada siswa SMA di Bangkalan, Madura. Data prevalensi anemia global menunjukkan angka yang tinggi, khususnya pada anak usia sekolah, dengan Indonesia memiliki kasus kecacingan yang signifikan. Kecacingan, khususnya Soil Transmitted Helminth (STH), dapat merugikan kesehatan dan menyebabkan defisiensi zat besi, yang pada gilirannya dapat menyebabkan anemia. Penelitian ini menggunakan metode analisis observasional deskriptif dengan pendekatan laboratorium. Sampel berjumlah 75 siswa SMA kelas X di SMKN 02, Bangkalan. Hasil penelitian menunjukkan adanya kontaminasi telur dan larva cacing pita pada 12% kuku siswa, sementara sampel lainnya dinyatakan negatif. Jenis cacing yang diidentifikasi antara lain cacing gelang dan cacing tambang.</p> 2024-07-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Norma Farizah Fahmi, Dwi Aprilia Anggraini http://jurnal.politeknikyakpermas.ac.id/index.php/jnh/article/view/362 POLIMORFISME GEN VDR Fok1 PADA PENDERITA DIABETES MELITUS MENGGUNAKAN PCR-RFLP 2024-07-17T04:48:47+00:00 Nirmawati Angria Angria nirmawatiangria@gmail.com <p><em>Diabetes Melitus (DM) adalah </em><em>suatu penyakit gangguan metabolisme kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin</em><em>. </em><em>Salah satu tipe DM yaitu&nbsp; DM tipe 2 yang juga paling umum di jumpai di seluruh dunia</em><em>. </em><em>Diabetes melitus tipe 2, juga dikenal sebagai diabetes yang tidak tergantung insulin (Non-insulin Dependent Diabetes)</em><em>. </em><em>Salah satu gen yang bekerja dalam mengatur sekresi insulin</em><em> adalah gen Vitamin D Reseptor (VDR) yang merupakan kelompok inti reseptor</em><em>. </em><em>Gen VDR memiliki beberapa polimorfisme nukleotida tunggal (SNP) seperti Bsm1, Apa1, TaqI dan Fok</em><em>1. Polimorfisme </em><em>Fok1 ditemukan di daerah pengkodean yang dibentuk oleh timin-sitosin (T/C) dan digambarkan sebagai alel F</em><em>. </em><em>&nbsp;</em><em>T</em><em>ujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Polimorfisme gen VDR (Vitamin D Receptor)</em> <em>Fok1 pada pasien penderita Diabetes Melitus Tipe 2</em><em> dengan menggunakan metode PCR-RFLP. </em><em>Jenis penelitian yang digunakan</em><em> yaitu </em><em>observasi</em><em>onal</em><em> laboratorik dengan menggunakan desain penelitian cross sectional</em><em> study </em><em>dengan menggunakan 15 sampel darah penderita diabetes melitus tipe 2. Didapatkan hasil berupa visualisasi pita </em><em>DNA pada 4 sampel, masing-masing dengan ukuran </em><em>500 bp pada genotip F/F merupakan Homozigot dan visualisasi pita </em><em>DNA </em><em>323 bp pada genotip F/f merupakan Heterozigot. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa </em><em>terjadi polimorfisme</em><em> gen VDR </em><em>varian </em><em>Fok1 pada terget 500 dan 323 bp.</em></p> 2024-07-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Nirmawati Angria Angria http://jurnal.politeknikyakpermas.ac.id/index.php/jnh/article/view/365 PEMBUATAN ANTISERUM SALMONELLA O POLIVALEN MENGGUNAKAN ANTIGEN DAN KELINCI LOKAL 2024-06-11T18:24:34+00:00 Bambang Supriyanta bambang.supriyanta@poltekkesjogja.ac.id Ullya Rahmawati Ullya88.rahmawati@gmail.com <p><strong><em>Introduction:</em></strong><em> Typhoid fever is a disease caused by infection with Salmonella enterica subspecies enterica serotype typhi (S. typhi). Laboratory diagnosis of typhoid fever by bacteriological examination in serological tests requires Salmonella O Polyvalent Antiserum reagent which has been imported, so it is attempted to make Salmonella O Polyvalent Antiserum independently using local antigens and rabbits. <strong>Objective:</strong> to create polyvalent Salmonella O antiserum using local antigens and rabbits. <strong>Methods</strong>: experimental research design posttest without control group. Cultures of S typhi, S paratyphi A, S paratyphi B, S paratyphi C, each processed, then mixed, so that it becomes Polyvalent Salmonella O Antigen. Polyvalent Salmonella O Antigen mixed with Freunds Complete Adjuvant, injected sub cutaneously (s.c) in rabbits, after one and two weeks the following week injected s.c Polyvalent Salmonella O Antigen plus Freunds Incomplete Adjuvant. After one week from the last injection, blood was taken through the ear artery (auricular artery) (collection I), one week after collection I, blood was taken (collection II), one week after collection II, the last blood was taken (Collection III), serum was made, the titer was measured using a suspension of Salmonella O Polyvalent Antigen with a turbidity of 0.5 Mc Farland standard. <strong>Result:</strong> </em><em>Salmonella O Polyvalent was highest in rabbit blood collection in Collection II, indicating that the optimal production of antiserum at that time.</em></p> <p><strong><em>Conclusion:</em></strong><em>&nbsp;The mean titer of Polyvalent Salmonella O Antiserum was highest in rabbit blood collection at Collection II.</em></p> <p><strong><em>&nbsp;</em></strong></p> 2024-07-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Bambang Supriyanta, Ullya Rahmawati http://jurnal.politeknikyakpermas.ac.id/index.php/jnh/article/view/328 HUBUNGAN KADAR SERUM GLUTAMIC PYRUVIC TRANSAMINASE (SGPT) DENGAN IgM SALMONELLA PADA PENDERITA DEMAM TYPOID 2024-06-11T17:57:14+00:00 Kartika Wardani arumkartika77@gmail.com Nurul Chamidah nurulhamidah860@gmail.com <p><strong><em>Demam typoid adalah penyakit infeksi sistemik akut yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Penyakit ini merupakan penyakit endemik terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Diagnosa demam typoid ditegakkan berdasarkan gejala dan pemeriksaan penunjang, diantaranya IgM Salmonella dan SGPT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi hasil pemeriksaan IgM Salmonella Tubex Test dengan kadar SGPT pada pasien demam tifoid di Rumah Sakit Islam Gondanglegi, Malang. Penelitian ini menggunakan jenis studi korelasi (correlation study). Variabel yang diukur adalah pemeriksaan IgM Salmonella dan kadar SGPT, serta hasil pemeriksaan yang didapatkan. Berdasarkan analisa data uji Koefisien korelasi &nbsp;didapatkan r = - 0.317 </em></strong><strong><em>&nbsp;yang berarti bahwa hubungan negatif</em></strong><strong><em>, maka </em></strong><strong><em>H<sub>0</sub>: Tidak ada hubungan kadar SGPT dengan IgM Salmonella pada penderita demam typoid.</em></strong></p> 2024-07-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Kartika Wardani, Nurul Chamidah http://jurnal.politeknikyakpermas.ac.id/index.php/jnh/article/view/348 PERAN PENGETAHUAN IBU DALAM PENANGANAN STUNTING: A SYSTEMATIC REVIEW 2024-06-11T18:04:49+00:00 Nur Nurhidayah Muthohharoh mhidayah376@gmail.com Wachidah Yuniartika wy534@ums.ac.id <p><strong><em>Stunting sebagai permasalahan yang dapat menyebabkan morbiditas dan mortalitas. Stunting memiliki dampak buruk kedepannya seperti tinggi badan yang kurang, perkembangan kognitif yang buruk dan produktivitas yang rendah. Stunting dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satu nya pengetahuan ibu, ibu memiliki peran penting dalam menentukan perilaku pengasuhan yang tepat diterapkan untuk menjaga kesehatan anak. Ibu dalam mengasuh anak memerlukan pehamanan terkait dengan kebutuhan anak, oleh karena itu penting bagi ibu untuk memahami kebutuhan kesehatan anak untuk mencegah masalah kesehatan pada anak. Peran ibu sangat berpnegaruh terhadap penanganan stunting pada anak. Tujuannya untuk mengetahui peran pengetahuan ibu dalam penanganan stunting. Metode yang digunakan dengan Systematic Review. Hasil temuan dari analisis dua artikel menunjukkan peran pengetahuan ibu menjadi hal utama dalam penanganan stunting. peran pengetahuan ibu didukung oleh beberapa hal dari faktor internal maupun eksternal. Kesimpulannya peran pengetahuan ibu sangat berkaitan dengan penanganan stunting.</em></strong></p> 2024-07-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Nur Nurhidayah Muthohharoh, Wachidah Yuniartika http://jurnal.politeknikyakpermas.ac.id/index.php/jnh/article/view/363 EXAMINATION RESULTS OF TCM AND RISK FACTORS FOR PULMONARY TUBERCULOSIS IN HIV PATIENTS 2024-06-11T18:52:27+00:00 Fitria Diniah Janah Sayekti fitria.diniah@stikesnas.ac.id Indah Rismarwati fitria.diniah@stikesnas.ac.id 2024-07-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Fitria Diniah Janah Sayekti http://jurnal.politeknikyakpermas.ac.id/index.php/jnh/article/view/366 KORELASI PERILAKU PERAWATAN DIRI DENGAN KUALITAS HIDUP PADA LANSIA HIPERTENSI DI PSTW 2024-06-11T19:07:18+00:00 Puspita Hanggit Lestari puspita.hanggitl@gmail.com Tien Hartini tienhartini@gmail.com Atqiya Mustandhifa atqiyamustandhifa@gmail.com Tri Endah Pangastuti triendahp@gmail.com Dina Carolina Hapsari dinakanza.dc@gmail.com <p><strong><em>Kejadian hipertensi terbesar terjadi pada kelompok lanjut usia. Kejadian ini akan terus meningkat dan memburuk apabila perilaku yang tidak sehat dalam kehidupan sehari-hari tidak dihindari. Hal ini dapat mengakibatkan menurunnya kemampuan lansia baik secara fisik maupun psikis, hal ini dapat mempengaruhi kualitas hidupnya. Perilaku perawatan diri merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kualitas hidup lansia dengan masalah kesehatan khususnya hipertensi. Penelitian ini untuk memperoleh gambaran hubungan perilaku perawatan diri dengan kualitas hidup lansia hipertensi di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW). Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Mei 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia hipertensi yang tinggal di PSTW Budi Mulia 1 dan 4. Penelitan melibatkan sampel sebanyak 84 responden. Analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan hasil p value 0,025 (p&lt;0,05). Hasil penelitian yaitu adanya hubungan perilaku perawatan diri dengan kualitas hidup lansia di Panti Sosial tresna Werdha Budi Mulia 1 dan 4. Diharapkan kualitas hidup dan perilaku perawatan diri pada lansia hipertensi di panti werdha dapat dipertahankan dan ditingkatkan agar menjadi baik. Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan terkait faktor yang mempengaruhi perilaku perawatan dirise dan kualitas hidup lansia hipertensi di panti werdha.</em></strong></p> 2024-07-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Puspita Hanggit Lestari, Tien Hartini, Atqiya Mustandhifa, Tri Endah Pangastuti, Dina Carolina Hapsari http://jurnal.politeknikyakpermas.ac.id/index.php/jnh/article/view/331 ANALISIS KADAR GULA DARAH DENGAN TEKANAN DARAH PADA IBU HAMIL 2024-06-11T17:20:59+00:00 Ahdiah Imroatul Muflihah Ahdiah.muflihah553@gmail.com Leny Yulia Widia lenyyulia7@gmail.com Rian Anggia Destiawan riananggia12@gmail.com Anas Fadli Wijaya anasfw94@gmail.com Queen Nurul Sufi queennrlsf12@gmail.com Laila Camelia Nur Azizah lailacamelia220@gmail.com Alisa Alfiya Makki alisaalfiya66@gmail.com <p>Hipertensi merupakan kondisi meningkatnya tekanan darah yang berakibat munculnya penyakit eclampsia pada wanita hamil. Hipertensi dapat disebabkan oleh beberapa kondisi salah satunya adalah gula darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kadar gula dengan tekanan darah pada ibu hamil. Metode penelitian ini adalah menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain studi Cross Sectional dengan pendekatan observasional analitik. Populasi penelitian adalah ibu hamil trimester II dan III yang memeriksakan diri di puskesmas patrang. Sampel menggunakan 11 responden pada ibu hamil trimester II dan trimester III. Kemudian dilakukan pengukuran tekanan darah pada masing-masing sampel dan dilakukan pengambilan darah melalui vena untuk pemeriksaan glukosa menggunakan metode GOD-PAP. Analisa Statistik yang digunakan adalah uji <em>Chi-Square</em> untuk mengetahui hubungan tekanan darah dengan kadar gula pada ibu hamil. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah 2 orang tekanan darahnya diatas dan 9 orang lainnya normal, kemudian untuk kadar glukosa, 3 sampel gula darahnya &gt;100mg/dl, hasil analisa <em>Chi-Square </em>adalah 0,936. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak adanya hubungan antara tekanan darah dan kadar gula darah pada ibu hamil.</p> 2024-07-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Ahdiah Imroatul Muflihah, Leny Yulia Widia, Rian Anggia Destiawan, Anas Fadli Wijaya, Queen Nurul Sufi, Laila Camelia Nur Azizah, Alisa Alfiya Makki http://jurnal.politeknikyakpermas.ac.id/index.php/jnh/article/view/361 PENGARUH BODY SURFACE SOMATOSENSORY STIMULATION TERHADAP INTENSITAS NYERI OSTEOARTRITIS SENDI LUTUT 2024-06-11T18:12:58+00:00 ANIS MURNIATI anismurniati85@gmail.com Eny Masruroh enystikesta@gmail.com Indah Rohmawati rohmawatiindah2@gmail.com Suciati suciati@stikestulungagung.ac.id Yan Fu’ana Yanfuana90@gmail.com 2024-06-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 ANIS MURNIATI, Eny, Indah Rohmawati, Suciati, Yan Fu’ana http://jurnal.politeknikyakpermas.ac.id/index.php/jnh/article/view/364 HUBUNGAN FASE PENGOBATAN DAN IMT DENGAN KADAR TOTAL PROTEIN DAN ALBUMIN PENDERITA TUBERKULOSIS DI KABUPATEN KUPANG 2024-06-11T19:03:06+00:00 Marni Tangkelangi marni.tangkelangi@gmail.com Aldiana Astuti aldiana.a@yahoo.com Agnes Rantesalu agnesransh@gmail.com <p><strong>Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit yang dapat menimbulkan terjadinya penurunan berat badan pada penderitanya karena proses infeksi yang terjadi, pengobatan TB sebagai solusi untuk menyembuhkan pasien TB juga sering dilaporkan menimbulkan efek samping seperti mual dan berkurangnya nafsu makan hal tersebut akan menyebabkan terjadinya malnutrisi yang dapat mempengaruhi kesembuhan pasien TB, total protein dan albumin serum merupakan parameter biokimia yang dapat menggambarkan status nutrisi seseorang dan baik digunakan untuk mendeteksi adanya malnutrisi pada pasien TB. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara &nbsp;fase pengobatan dan IMT dengan kadar total protein dan albumin serum pada penderita TB di Kabupaten Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan studi potong lintang, sampel yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 132 pasien TB denagn kriteria berusia &gt;17 tahun, sedang dalam pengobatan lini pertama dan tidak memiliki comorbid, pemeriksaan kadar total protein metode biuret dan albumin metode bromocresol hijau menggunakan instrument photometer 5010. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara fase pengobatan dan IMT dengan kadar total protein (sig 1.000); Terdapat hubungan yang bermakna antara fase pengobatan dengan kadar albumin (sig 0.022) dan IMT dengan kadar albumin (sig 0.000) pada pasien TB di Kabupaten Kupang. Perlu adanya asupan nutrisi yang cukup selama pengobatan pada pasien TB untuk membantu peningkatan kadar albumin serta meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan.</strong></p> 2024-07-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Marni Tangkelangi, Aldiana Astuti, Agnes Rantesalu