PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM GUNA MENURUNKAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN POST APENDIKTOMI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr.R. GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA

Penulis

  • Candra Setyo Utomo Politeknik Yakpermas Banyumas
  • Eko Julianto Politeknik Yakpermas Banyumas
  • Fida Dyah Puspasari Politeknik Yakpermas Banyumas

DOI:

https://doi.org/10.52488/jnh.v3i2.81

Kata Kunci:

Relaksasi nafas dalam, Nyeri, apendiktomi

Abstrak

Latar Belakang : Nyeri itu sendiri merupakan pengalaman yang tidak menyenangkan baik sensori maupun emosional yang berhubungan dengan resiko atau kerusakan jaringan tubuh. Nyeri merupakan alasan yang paling umum mencari perawatan kesehatan. Individu yang merasakan nyeri merasa tertekan atau menderita dan mencari upaya untuk menghilangkan nyeri. Cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan nyeri yaitu dengan relaksasi nafas dalam.Tujuan : Untuk mengetahui efektivitas teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan nyeri pada pasien post apendiktomi.Metode : Desain yang digunakan dalam penyusunan karya tulis ilmiah menggunakan Asuhan keperawatan Hasil : Dari hasil evaluasi dapat dibuktikan bahwa relaksasi nafas dalam dapat menurunkan nyeri dengan rata-rata penurunan nyeri 1 skala.Kesimpulan : Relaksasi nafas dalam adalah terapi nonfarmakologi yang dapat mengatasi nyeri pada pasien post apendiktomi. Tindakan keperawatan ini dapat digunakan sebagai intervensi untuk mengatasi nyeri karena telah terbukti dapat turunkan nyeri.
Kata kunci: Relaksasi nafas dalam, Nyeri

Biografi Penulis

Candra Setyo Utomo, Politeknik Yakpermas Banyumas

DIII Keperawatan

Eko Julianto, Politeknik Yakpermas Banyumas

DIII Keperawatan

 

Fida Dyah Puspasari, Politeknik Yakpermas Banyumas

DIII Keperawatan

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-04-04

Cara Mengutip

Utomo, C. S. ., Julianto, E. ., & Puspasari, F. D. . (2021). PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM GUNA MENURUNKAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN POST APENDIKTOMI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr.R. GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA. Journal of Nursing and Health, 3(2), 66-77. https://doi.org/10.52488/jnh.v3i2.81

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Obs.: Plugin ini minimal membutuhkan satu plugin statistik/laporan aktif. Jika plugin statistik menghasilkan lebih dari satu metrik, pilihlah metrik utama pada pengaturan halaman admin dan/atau pada halaman pengaturan manajer jurnal.